Pelaku UMKM Pinggir Jalan di Ketawang Sepi Pembeli, Warga Resah 4 Tahun Diteror Lalat Kandang Ayam Potong

CyberTNI.id | KAB MADIUN – Kelompok warga Desa Ketawang mengeluhkan serangan lalat yang diduga berasal dari kandang ayam potong yang telah beroperasi sekitar 4 tahun terakhir. Keluhan ini mencuat setiap kali memasuki masa panen ayam.  Selasa (27/10/2026)

Menurut warga Jalan raya desa ketawang RT 09 RW 03 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun Provinsi Jawa Timur Ribuan lalat menyerbu permukiman dan lapak-lapak UMKM di pinggir jalan.

“Setiap mau panen, lalatnya luar biasa banyak. Warung-warung sepi, pembeli jijik mau mampir. Sudah 4 tahun kami tahan,” ujar

Akibatnya, pelaku UMKM kuliner dan jajanan pinggir jalan mengaku omset turun drastis. Makanan yang dijajakan cepat dihinggapi lalat meski sudah ditutup.

Warga mengaku sudah beberapa kali menyampaikan keluhan secara lisan, namun belum ada solusi nyata. Mereka menyebut, kompensasi yang diharapkan baik berupa bantuan maupun sekadar kertas lem lalat pun tak kunjung ada. Yang membuat warga prihatin, pemilik kandang Milik anggota berseragam.

“Kami hanya rakyat dirugikan. Kami cuma minta lingkungan diperhatikan, kandangnya dikelola sesuai aturan, lalatnya dibasmi,” tambah warga.

Dasar hukum Permentan dan regulasi lingkungan, jarak kandang ayam close house minimal 500 meter dari permukiman dan wajib memiliki IPAL, pengelolaan limbah, serta pengendalian vektor lalat secara rutin. Jika tidak, DLH berwenang memberikan teguran hingga penutupan.

Hingga berita ini diturunkan, pemilik kandang belum dapat dikonfirmasi. Pihak Kepala Desa Ketawang dan DLH Kabupaten diharapkan segera turun melakukan pengecekan lapangan.

Warga berharap ada mediasi terbuka antara pemilik kandang, warga terdampak, dan pemerintah desa Ketawang untuk mencari solusi terbaik tanpa harus merugikan Pelaku UMKM.

 

 

(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *