PLTPB di Gondowido Ponorogo Mulai Dipersiapkan, 4 Hektare Lahan Warga Telah Dibebaskan

 

CyberTNI.id | PONOROGO — Pemerintah menempatkan proyek strategis nasional berupa Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) atau geothermal di Desa Gondowido, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Proyek pembangkit listrik berbasis energi panas bumi tersebut saat ini telah memasuki tahap persiapan. Sejumlah pekerjaan telah dilakukan selama kurang lebih dua bulan, mulai dari pelebaran akses jalan masuk, pemerataan lahan hingga pemasangan berbagai peralatan pendukung proyek.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 4 hektare lahan telah dibebaskan dari sebanyak 47 bidang lahan milik warga dengan mekanisme ganti untung.

Tahapan berikutnya diperkirakan memasuki proses pengeboran pada akhir 2026. Prosesi groundbreaking pengeboran tersebut disebut-sebut akan dihadiri sejumlah tokoh nasional.

Keberadaan PLTPB ini diharapkan mampu meningkatkan pasokan energi listrik dan diproyeksikan dapat menyuplai kebutuhan listrik untuk sekitar lima wilayah kabupaten di sekitar Ponorogo.

Kepala Desa Gondowido, Bhaskara Widya Mandala, saat dikonfirmasi mengatakan pihak pemerintah desa terus berkoordinasi dengan pihak pengembang proyek, termasuk dari Bakrie Group, agar keberadaan proyek tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah optimalisasi tenaga kerja lokal sehingga warga sekitar dapat ikut memperoleh kesempatan bekerja dalam proyek tersebut.

Selain persoalan tenaga kerja, pemerintah desa juga berkoordinasi terkait kompensasi apabila aktivitas proyek menimbulkan dampak berupa kebisingan maupun gangguan lainnya bagi masyarakat.

“Harapannya, ketika PLTPB ini nantinya sudah beroperasi, masyarakat sekitar juga mendapatkan manfaat, termasuk kemungkinan memperoleh akses listrik dengan biaya yang lebih ringan,” ujar Bhaskara.

Sementara itu, pengembangan pembangkit listrik panas bumi di kawasan Ngebel bukan merupakan hal baru. Sekitar 2016 lalu, pembangunan pembangkit listrik serupa juga pernah direncanakan di kawasan tersebut. Namun, rencana tersebut pada akhirnya tidak terealisasi.

Kini, rencana pembangunan PLTPB di Desa Gondowido kembali menjadi perhatian masyarakat. Selain diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi, proyek tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kepentingan warga sekitar.

(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *