crossorigin="anonymous">

Polres Purbalingga Kerahkan Unit K9 Bantu Pencarian Lansia Hilang di Hutan Karangmoncol

Beritaintelijennegara.id | Jombang — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor yang datang dari arah berlawanan hingga mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka, dengan satu korban mengalami luka berat.

Berdasarkan laporan yang diterima, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda PCX warna hitam bernomor polisi S-3740-QBY yang dikendarai Moh. Arsa Islami Pasha, warga Dusun/Desa Plabuhan RT 002 RW 007. Saat kejadian, korban melaju dari arah barat menuju timur.

Sementara itu, dari arah berlawanan atau timur menuju barat melaju sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi S-4457-WM yang dikendarai Juwari, warga Dusun Jember RT 04 RW 07, Desa Kampungbaru. Kendaraan tersebut juga membonceng Ahmad Rafi, warga Dusun Tondowesi, Desa Klitih.

Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Namun, benturan keras antara kedua kendaraan mengakibatkan ketiga pengendara dan penumpang mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Akibat insiden tersebut, Moh. Arsa Islami Pasha mengalami luka ringan. Sementara pengendara Honda Beat, Juwari, mengalami luka berat sehingga membutuhkan penanganan medis secara intensif. Adapun penumpang Honda Beat, Ahmad Rafi, dilaporkan mengalami luka ringan.

Usai kejadian, warga sekitar bersama petugas segera memberikan pertolongan kepada para korban sebelum dievakuasi ke RSUD Ploso untuk mendapatkan perawatan medis.

Penanganan di lokasi kejadian kemudian dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Kapolsek Plandaan AKP Solihin Budi Santoso, S.H., membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, IPDA Nurul Iman, menyatakan bahwa perkara kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan kronologi serta faktor penyebab kecelakaan.

Kepolisian juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan raya, terutama pada jalur yang memiliki lalu lintas dua arah. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan meminimalkan risiko jatuhnya korban di wilayah Kabupaten Jombang.
(Aura)

*Polres Purbalingga Kerahkan Unit K9 Bantu Pencarian Lansia Hilang di Hutan*

Purbalingga — Polres Purbalingga menerjunkan Unit Satwa (K9) untuk membantu pencarian seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang di hutan Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol.

Anjing pelacak dikerahkan untuk menyisir pemukiman hingga area hutan guna mendeteksi jejak korban.
Korban, Museni (72), dilaporkan hilang sejak Rabu (1/7/2026). Menurut keluarga, ia terakhir terlihat berjalan menuju area perkebunan di bagian utara lapangan desa. Keluarga juga menyebut kondisi kesehatan korban yang mengalami kepikunan, sehingga diduga tersesat dan memasuki kawasan hutan.

Kasat Samapta Polres Purbalingga AKP Tri Haryanto mengatakan pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan Unit K9 untuk mendukung pelacakan. “Unit K9 kami gunakan untuk menyisir pemukiman dan kawasan hutan guna mendeteksi jejak keberadaan lansia yang dilaporkan,” ujarnya, Selasa (7/7/2026) sore.

Pencarian dilakukan bersama tim gabungan yang melibatkan BPBD Purbalingga, Basarnas Cilacap, Polsek dan Koramil Karangmoncol, serta relawan dan masyarakat setempat. Selain menyisir darat, tim juga memanfaatkan drone untuk memantau jalur berisiko di area pencarian.

Hingga Selasa sore, upaya pencarian belum membuahkan hasil. AKP Tri Haryanto menyebut beberapa kendala yang dihadapi tim antara lain vegetasi hutan yang rapat, jalur terjal, dan minimnya saksi mata.

Ia memastikan pencarian akan terus dilanjutkan dengan melibatkan seluruh potensi yang ada. “Kami berupaya maksimal dengan harapan lansia tersebut segera ditemukan,” kata Tri.

 

Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *