Proyek Penataan Bahu Jalan Jl. Temuguruh–Tapaklembu Dimulai, Humas GNTP Nasional Soroti Aspek Keselamatan dan Keterbukaan Informasi

CyberTNI.id | BANYUWANGI – Pekerjaan proyek penataan bahu jalan di Jalan Temuguruh, Dusun Tapaklembu, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi mulai dikerjakan pada Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan yang dilakukan Gerakan Nasional Transparansi Publik (GNTP), terlihat adanya tumpukan material dan galian yang menjorok ke badan jalan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan karena belum dilengkapi pembatas maupun rambu pengaman yang memadai. Selain itu, di lokasi proyek juga belum terlihat papan informasi proyek sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku.

Hasan, Humas GNTP Nasional, menegaskan bahwa setiap proyek yang menggunakan anggaran negara maupun anggaran daerah wajib dilaksanakan secara transparan dan mengedepankan aspek keselamatan masyarakat.

“Merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta ketentuan yang berlaku di lingkungan Kementerian PUPR, setiap pelaksanaan proyek wajib memasang papan informasi yang memuat nama kegiatan, lokasi pekerjaan, nilai kontrak, sumber pendanaan, waktu pelaksanaan, serta identitas kontraktor pelaksana. Hal tersebut merupakan bentuk akuntabilitas kepada masyarakat,” ujar Hasan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan publik dan transparansi pembangunan, GNTP mendorong Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga bersama pihak pelaksana proyek untuk:

  1. Segera memasang papan informasi proyek secara lengkap dan mudah diakses masyarakat.
  2. Menyediakan rambu-rambu, lampu peringatan, serta menata material agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
  3. Menempatkan petugas pengatur lalu lintas pada jam-jam sibuk guna meminimalkan risiko kecelakaan.

“Kami mendukung penuh setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan infrastruktur. Namun, keterbukaan informasi dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran publik digunakan,” tegas Hasan.

GNTP juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi pekerjaan. Organisasi tersebut menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai standar teknis, prinsip transparansi, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *