CyberTNI.Id | Trenggalek – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Pule, Cabang Trenggalek Pusat Madiun, menggelar LATGAB ( Latihan Gabungan ) persamaan materi senam,jurus,persiapan UKT ( Ujian Kenaikan Tingkat ) besok tanggal 8 November 2026 siswa dari sabuk jambon ke sabuk hijau.
Kegiatan yang berlangsung minggu pagi pukul 08:00 ( 01-11-2026 )di lapangan Pule, Desa Pule, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, tersebut diikuti sebanyak 346 siswa.
Pelaksanaan LATGAB persiapan UKT ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan siswa PSHT. Tidak hanya sebagai tahapan untuk meningkatkan tingkatan sabuk, ujian tersebut juga menjadi sarana untuk mengukur perkembangan kemampuan pencak silat, pemahaman materi latihan, serta penguasaan nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam organisasi.
LATGAB persiapan UKT juga menjadi sarana untuk membentuk karakter siswa agar semakin disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki sikap hormat kepada orang tua, pelatih, dan sesama saudara.
UKT tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan siswa PSHT untuk meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap ajaran organisasi. Selain menguji kemampuan teknik pencak silat, ujian ini juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai persaudaraan.

Ketua PSHT Ranting Pule,Mas Supriadi menyampaikan bahwa pelaksanaan UKT bukan sekedar proses pergantian sabuk, melainkan bagian dari pembinaan siswa agar semakin matang, baik dari segi kemampuan bela diri maupun sikap dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, setiap siswa diharapkan mengikuti seluruh tahapan ujian dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta tetap menjaga sikap rendah hati dan rasa persaudaraan.
Ia juga berharap para siswa tidak hanya berkembang dalam penguasaan teknik pencak silat, tetapi mampu menerapkan nilai-nilai luhur PSHT dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk menghormati sesama dan menjaga nama baik organisasi.
Melalui kegiatan LATGAB persiapan UKT ini, PSHT Ranting Pule Cabang Trenggalek Pusat Madiun berupaya terus mendorong pembinaan generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, dan memiliki semangat persaudaraan.
Mas Supriadi,juga menyampaikan bahwa UKT bukan sekadar pergantian sabuk, melainkan tahapan pembelajaran untuk membentuk pribadi yang lebih baik.

“Kemampuan pencak silat harus berjalan seiring dengan pengendalian diri, sikap rendah hati, serta komitmen menjaga persaudaraan,” tuturnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan ujian dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Para siswa juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada kenaikan tingkat, tetapi mampu memahami makna latihan sebagai proses membangun kedisiplinan, memperkuat mental, dan menanamkan budi pekerti luhur.
Pelaksanaan LATGAB tersebut mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Kehadiran kegiatan pembinaan pencak silat ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara warga PSHT dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan diikuti 346 siswa,LATGAB persiapan UKT ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan semangat berlatih dan memperkuat kekompakan di lingkungan PSHT Ranting Pule.
Pembinaan yang berkelanjutan dinilai penting agar para siswa mampu berkembang, baik dari sisi kemampuan pencak silat maupun kualitas kepribadian.
Melalui kegiatan tersebut, PSHT Ranting Pule Cabang Trenggalek Pusat Madiun terus berupaya menanamkan nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan budi pekerti luhur kepada para siswa.

Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga para siswa tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, mampu mengendalikan diri, serta turut menjaga nama baik organisasi di tengah masyarakat.
(s.adi.w)












