crossorigin="anonymous">

Semburan Gas dan Lumpur Disertai Api di Aceh Utara, Polisi Sterilkan Lokasi

CyberTNI.id | Aceh — Insiden semburan lumpur bercampur gas yang disertai kobaran api terjadi di Gampong Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (22/5/2026). Peristiwa tersebut sontak membuat warga sekitar panik dan khawatir akan adanya ledakan susulan.

Menyikapi kejadian itu, aparat kepolisian bersama masyarakat dan pihak terkait bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Polisi langsung memasang garis polisi dan mensterilkan area guna mencegah warga mendekat ke titik semburan.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan PT Pema Global Energi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sesaat setelah menerima laporan kejadian.

“Tim pemadam dari PGE dan pemerintah daerah langsung diterjunkan ke lokasi. Namun saat petugas tiba, kobaran api sudah lebih dulu padam,” ujar Trie Aprianto.

Setelah itu, aparat kepolisian melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian dan membatasi aktivitas masyarakat di area tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dua unit rumah warga dilaporkan mengalami dampak ringan akibat semburan lumpur tersebut. Sejumlah warga juga memilih mengungsi secara mandiri karena khawatir terjadi ledakan susulan.

Hingga saat ini, proses sterilisasi area masih terus berlangsung. Pihak terkait juga melakukan pemeriksaan kandungan gas di lokasi kejadian, sementara aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi.

Sebelumnya diketahui, semburan gas bercampur lumpur itu muncul saat proses pengeboran sumur bor untuk kebutuhan irigasi sawah masyarakat setempat. Kobaran api bahkan sempat membumbung hingga sekitar 75 meter dari titik semburan.

“Peristiwa itu terjadi di area kebun sawit dan persawahan, tepat di lokasi pengeboran sumur air yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan pengairan sawah masyarakat,” jelas Trie Aprianto.

 

Eka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *