crossorigin="anonymous">

Target Investasi Kota Madiun 2026 Terlampaui dalam Lima Bulan, Investor Mulai Lirik Eks Dumilah Park

CyberTNI.id | KOTA MADIUN – Capaian investasi di Kota Madiun menunjukkan tren positif. Hingga Mei 2026, realisasi investasi telah mencapai Rp212 miliar atau melampaui target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp200 miliar.

Pencapaian tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Pendekar, terutama pada sektor perhotelan, restoran, pariwisata, dan jasa yang terus berkembang.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Madiun, Sumarno, mengungkapkan bahwa realisasi investasi yang telah melampaui target menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Untuk realisasi investasi di Kota Madiun sudah sangat bagus. Dari target Rp200 miliar, saat ini sudah terealisasi Rp212 miliar,” ujar Sumarno, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, perkembangan sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu faktor utama yang mendorong masuknya investasi baru. Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan berdampak langsung terhadap pertumbuhan bisnis hotel, restoran, serta berbagai sektor jasa pendukung lainnya.

“Kita terus mengoptimalkan sektor pariwisata dan berbagai layanan jasa lainnya, termasuk hotel dan restoran. Potensi sektor ini sangat luar biasa,” katanya.

Arus investasi ke Kota Madiun diperkirakan masih akan terus berlanjut. Saat ini sejumlah investor tengah melakukan penjajakan dan mengurus berbagai perizinan untuk merealisasikan rencana penanaman modal mereka.

Sebagian besar investasi baru yang sedang diproses masih didominasi sektor perhotelan dan pariwisata yang dinilai memiliki prospek cerah seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan kunjungan wisatawan.

Salah satu proyek yang kini mulai menarik perhatian investor berada di kawasan eks Dumilah Park. Pemerintah Kota Madiun menyebut terdapat investor asal Surabaya yang berminat menanamkan modal hingga Rp100 miliar untuk pengembangan kawasan tersebut.

Jika terealisasi, nilai investasi tersebut berpotensi menjadi salah satu proyek swasta terbesar yang masuk ke Kota Madiun dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, proses investasi masih berada pada tahap awal. Pemerintah Kota Madiun saat ini fokus menyiapkan berbagai kebutuhan dasar, terutama terkait kesiapan aset serta akses kawasan yang akan menjadi lokasi pengembangan proyek.

Dengan capaian yang telah melampaui target sebelum pertengahan tahun, Pemkot Madiun optimistis realisasi investasi hingga akhir 2026 akan terus meningkat dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *