Antrean BBM Mengular di Ponorogo-Madiun, Warga Heran Subsidi Energi Justru Dipangkas Rp11,44 Triliun

CyberTNI.id|PONOROGO – Sejumlah pengendara roda dua dan roda empat di wilayah Ponorogo dan Madiun masih mengeluhkan antrean panjang di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Pantauan di lapangan, antrean terjadi hampir merata, baik di jalur dalam kota maupun jalur antar kabupaten. Entah karena pasokan yang terlambat atau konsumsi yang meningkat, antrean tersebut memicu keluhan warga karena harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

“Kerja saya online di lapangan, hampir setiap pagi sampai malam antrean panjang terlihat di banyak SPBU di Ponorogo-Madiun,” kata Mas Rony Cahyono, warga yang sehari-hari beraktivitas di lapangan, kepada Tim Investigasi,Jumat (16/10/2026).

Menurut Rony, kondisi ini sangat menyulitkan masyarakat pekerja lapangan seperti ojek online, sopir logistik, dan petani yang membutuhkan BBM untuk operasional harian.

*Di Tengah Kelangkaan, Subsidi Energi Dipangkas*

Nahasnya, di tengah kelangkaan BBM tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah resmi memangkas anggaran subsidi energi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menyampaikan, dalam pembahasan disepakati anggaran subsidi energi menjadi Rp261,50 triliun. Angka tersebut berkurang sebesar Rp11,44 triliun dari usulan awal RAPBN 2027 sebesar Rp272,94 triliun.

Subsidi energi tersebut meliputi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tabung 3 kilogram.

Di sisi lain, Anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2027 naik menjadi Rp240,2 triliun. Anggaran tersebut meningkat dibandingkan alokasi sementara MBG pada 2026 yang berada di kisaran Rp229 triliun.

Mas Rony pun mempertanyakan kebijakan tersebut.

“Di saat masyarakat bawah antre BBM, kenapa subsidi energi yang langsung menyentuh rakyat kecil justru dipangkas? Sementara anggaran lain naik,” herannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pertamina terkait penyebab antrean panjang di SPBU wilayah Ponorogo-Madiun.

 

(Tim Investigasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *