CyberTNI.id | Lebak, Banten — Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, secara khusus meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (13/8/2026). Jembatan yang menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari itu diperkirakan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 8.000 jiwa.
Peresmian tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penyerahan 3.395 jembatan hasil kerja sama TNI–Polri dan 3.000 sumber air bersih yang diinisiasi TNI Angkatan Darat, yang diselenggarakan secara hybrid di Lebak dan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo oleh Kapolri.
Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menyampaikan sejumlah kegiatan sosial yang digelar oleh Polri di lokasi peresmian, antara lain penyaluran 7.500 paket sembako, pemberian 1.000 paket tas sekolah, pembagian 140 pasang kacamata gratis, perpanjangan surat izin mengemudi gratis bagi 81 pengemudi ojek daring, serta penyelenggaraan bakti kesehatan. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan manfaat langsung dan merata bagi masyarakat setempat.
“Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini memberi efek berganda bagi masyarakat, antara lain memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan, mempermudah akses pelajar menuju sekolah, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di daerah perdesaan,” ujar Sigit saat memberikan laporan kepada Presiden.
Kapolri mengakui bahwa berbagai upaya yang telah dilakukan Polri belum sempurna. Oleh karena itu, dia menyatakan bahwa institusinya senantiasa memohon arahan dan bimbingan Presiden agar setiap langkah pengabdian semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
“Kami berpegang pada amanat Bapak Presiden pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80, bahwa polisi lahir dari dan untuk rakyat. Pesan tersebut menjadi pedoman kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” tambah Sigit.
Dalam laporannya, Sigit juga memaparkan capaian program Jembatan Merah Putih Presisi secara nasional, yakni pembangunan dan revitalisasi 895 jembatan yang dibiayai secara swadaya oleh Polri.
Sebaran proyek berada di 30 Polda, dengan rincian 874 unit telah selesai, 17 unit sedang dalam tahap pengerjaan, dan 4 unit berada pada tahap perencanaan. Total panjang seluruh jembatan mencapai 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, dan diperkirakan memberikan manfaat kepada sekitar 2 juta jiwa.
Imam












