Misteri Dua Bendera Pusaka: Benarkah Simbol Kekhalifahan Turki Utsmani di Tanah Jawa?

CyberTNI.Id | YOGYAKARTA – Sejarah yang jarang terdengar publik.

Pada tahun 1479, Sultan Turki Utsmaniyah mengukuhkan Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, sebagai Khalifatullah di Tanah Jawa — perwakilan Kekhalifahan Islam untuk Tanah Jawa. Minggu (1/11/2026)

Pengukuhan itu disebut ditandai dengan penyerahan dua pusaka bendera:

1. Bendera hitam bertuliskan La Ilaha Illallah, berwarna ungu kehitaman, terbuat dari kain Kiswah Ka’bah.

2. Bendera hijau bertuliskan Muhammad Rasulullah.

Narasi dalam video juga menyebut duplikat kedua bendera tersebut kini tersimpan di Keraton Yogyakarta sebagai pusaka penanda keabsahan Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat sebagai wakil kekhalifahan Turki kala itu.

Klaim tahun 1479 ini beredar luas di media sosial dan ceramah sejarah Islam Nusantara. Secara akademik, hubungan Demak dengan Turki Utsmani memang tercatat dalam beberapa babad, terutama terkait bantuan militer dan ulama pada abad ke-16. Namun sejarawan masih memperdebatkan detail tahun, bentuk pengukuhan formal, dan keberadaan bendera kiswah tersebut sebagai artefak autentik. Diperlukan kajian manuskrip primer Keraton Yogyakarta dan arsip Utsmaniyah untuk verifikasi.

Terlepas dari perdebatan, narasi ini menunjukkan kuatnya memori kolektif tentang jejak diplomasi awal Nusantara dengan dunia Islam global.

 

 

(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *