CyberTNI.id | PONOROGO – Seorang pengunjung, Hengky Laditakrama, menyampaikan masukan kepada pengelola wahana Perahu Naga di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (22/7/2026). Ia berharap sistem pengelolaan antrean penumpang dapat ditingkatkan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh wisatawan.
Menurut Hengky, mekanisme pembayaran tiket di wahana tersebut dinilai sudah cukup praktis. Pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp10.000 yang dibayarkan saat perahu berada di tengah telaga. Meski demikian, ia menilai masih terdapat sejumlah aspek pelayanan yang perlu dievaluasi, terutama terkait sistem antrean saat penumpang naik dan turun dari perahu.
Ia menjelaskan, saat ini penumpang yang lebih dahulu masuk ke perahu akan langsung memperoleh tempat duduk. Kondisi tersebut dinilai kurang mengakomodasi pengunjung yang membawa anak kecil, menggendong bayi, maupun lanjut usia (lansia), sehingga mereka kerap harus menunggu satu hingga dua kali keberangkatan.
Selain itu, Hengky juga menyoroti proses pergantian penumpang ketika perahu bersandar di dermaga. Menurutnya, calon penumpang yang terburu-buru naik sering kali berpapasan dengan penumpang yang masih turun, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan apabila tidak diatur dengan baik.
Untuk itu, ia mengusulkan agar pengelola menambah petugas di area dermaga, menerapkan sistem antrean yang lebih tertib, serta memberikan prioritas kepada kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan pengunjung yang membawa balita.
Hengky menilai langkah tersebut sejalan dengan semangat peningkatan kualitas pelayanan wisata sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Ia menegaskan bahwa masukan tersebut bukan dimaksudkan untuk menyalahkan pengelola, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar pengelolaan destinasi wisata Telaga Ngebel terus berkembang menjadi lebih aman, tertib, dan nyaman.
“Ponorogo memiliki destinasi wisata yang sangat indah. Harapan saya, pengelolaannya juga semakin baik sehingga Telaga Ngebel dapat menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman wisata yang aman dan menyenangkan bagi setiap pengunjung,” ujar Hengky.
(Nang)












