CyberTNI.id | JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang amanah, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., saat melantik Pusoko sebagai Kepala Desa Antar Waktu (KDAW) Desa Sumberteguh, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Selasa (11/8/2026).
Pelantikan berlangsung di Balai Desa Sumberteguh dan menjadi momentum penting bagi keberlanjutan roda pemerintahan desa setelah sebelumnya dijalankan oleh Penjabat Kepala Desa. Pusoko dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Desa Antar Waktu Desa Sumberteguh hingga 5 Desember 2027.
Prosesi pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd., perwakilan Forkopimda Kabupaten Jombang, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., jajaran kepala OPD, Forkopimcam Kudu, serta tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Sumberteguh.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang menyampaikan ucapan selamat kepada Pusoko atas kepercayaan yang diberikan masyarakat untuk memimpin Desa Sumberteguh.
Bupati menegaskan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar kedudukan administratif, melainkan sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
> “Jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Buktikan kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata dan pelayanan yang baik,” tutur Warsubi.
Menurut Bupati, kepala desa memiliki posisi strategis dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pelayanan publik di tingkat desa berjalan secara baik dan sesuai ketentuan.
Karena itu, Pusoko diminta memahami secara menyeluruh tugas, kewenangan, serta tanggung jawab yang melekat pada jabatan tersebut. Setiap keputusan pemerintahan desa, kata Warsubi, harus diambil secara bijaksana, berdasarkan aturan, kebutuhan masyarakat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bupati Warsubi juga memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya membangun hubungan harmonis dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Desa Sumberteguh.
Ia meminta kepala desa membangun kerja sama yang kuat dengan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi perempuan, serta seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak mungkin dicapai apabila pemerintah desa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat.
> “Rangkul semua pihak. Jangan membeda-bedakan masyarakat berdasarkan pilihan, kelompok, ataupun latar belakang,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penting agar setelah proses pergantian kepemimpinan, seluruh masyarakat dapat kembali bersatu dan bersama-sama membangun Desa Sumberteguh.
Bupati berharap Pusoko mampu menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan masing-masing warga. Pemerintahan desa harus hadir memberikan pelayanan secara adil dan merata.
Selain persoalan kepemimpinan, Warsubi memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan keuangan desa.
Ia meminta seluruh jajaran Pemerintah Desa Sumberteguh memastikan setiap anggaran desa dikelola secara transparan, akuntabel, efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Setiap program pembangunan harus disusun berdasarkan kebutuhan serta prioritas masyarakat dan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan.
Bupati yang sebelumnya pernah menjabat sebagai kepala desa selama tiga periode tersebut mengingatkan agar anggaran desa tidak digunakan secara sembarangan, tidak terjadi pemborosan, dan harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
> “Anggaran desa adalah amanah rakyat yang harus dipertanggungjawabkan, bukan kewenangan yang dapat digunakan sesuka hati,” ujar Warsubi.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa salah satunya akan ditentukan oleh sejauh mana pemerintah mampu mengelola anggaran secara terbuka dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Warsubi juga mendorong Pemerintah Desa Sumberteguh agar menyusun program pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi desa, serta peningkatan peran generasi muda.
Generasi muda, menurutnya, harus diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Potensi yang dimiliki desa juga perlu dipetakan dan dikembangkan sehingga dapat menjadi kekuatan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati meminta seluruh program pembangunan disusun dengan perencanaan yang matang, sehingga anggaran yang tersedia dapat memberikan hasil optimal bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Warsubi meminta Kepala Desa Sumberteguh aktif melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Kudu maupun Pemerintah Kabupaten Jombang.
Menurutnya, pembangunan desa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan Kabupaten Jombang secara keseluruhan.
> “Kebutuhan dan potensi desa harus disampaikan kepada pemerintah daerah. Manfaatkan program dan dukungan yang tersedia. Selaraskan pembangunan desa dengan arah pembangunan Kabupaten Jombang, sehingga kerja pemerintah desa, kecamatan, dan pemerintah kabupaten saling menguatkan,” jelasnya.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang bagi Desa Sumberteguh untuk mendapatkan dukungan program pembangunan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi kepada Penjabat Kepala Desa Sumberteguh, Wahyudi Sudarsono, S.S., yang sebelumnya telah menjalankan tugas menjaga roda pemerintahan desa selama kurang lebih lima bulan.
Bupati mengapresiasi pengabdian tersebut karena keberlangsungan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat tetap harus berjalan meskipun terjadi proses pergantian kepemimpinan.
Warsubi berharap seluruh pengabdian yang telah diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sumberteguh serta menjadi bagian dari amal kebaikan.
Pelantikan Pusoko sebagai Kepala Desa Antar Waktu Desa Sumberteguh diharapkan menjadi awal bagi penguatan pemerintahan desa dan lahirnya semangat baru dalam pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Jombang berharap kepemimpinan baru tersebut mampu menghadirkan pemerintahan desa yang lebih dekat dengan masyarakat, terbuka dalam pengelolaan pemerintahan dan anggaran, serta cepat merespons kebutuhan warga.
Kepala desa bersama perangkat desa dan BPD juga diharapkan mampu membangun budaya kerja yang mengedepankan pelayanan, keterbukaan, kolaborasi, disiplin, dan tanggung jawab.
Dengan demikian, pemerintahan Desa Sumberteguh tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Warsubi kembali menyampaikan selamat bertugas kepada Pusoko. Ia berpesan agar masa jabatan yang dipercayakan masyarakat digunakan sebaik-baiknya untuk bekerja dan mengabdi.
> “Gunakan masa pengabdian sebaik mungkin dengan kerja nyata dan kerja baik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, petunjuk, dan keberkahan kepada kita semua dalam menjalankan amanah dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kepemimpinan di tingkat desa harus berujung pada satu tujuan utama, yakni memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(to)












