CyberTNI.id | PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengintensifkan patroli dalam rangka Operasi Sikat I Musi 2026 sebagai upaya mengantisipasi dan menanggulangi berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Sebanyak 20 personel Satgas Tindak dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Personel dipimpin oleh Ipda Edi Sukirno, S.H., dengan sasaran pengamanan di sejumlah titik strategis serta kawasan yang dinilai rawan tindak kriminalitas di wilayah Kota Palembang.
Operasi Sikat I Musi 2026 berlangsung selama 16 hari, terhitung mulai 24 September hingga 9 Oktober 2026, dengan fokus penanganan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta aksi premanisme.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di Mako Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel. Setelah itu, personel melaksanakan patroli kewilayahan secara intensif dengan menyasar sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya tindak pidana maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam pelaksanaannya, personel menyusuri sejumlah kawasan di Kota Palembang, di antaranya sekitar Pertamina Kertapati di Jalan Ki Marogan serta kawasan Simpang Keramasan, Kecamatan Kertapati.
Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, khususnya di kawasan yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi.
Operasi Sikat I Musi 2026 merupakan operasi kepolisian mandiri kewilayahan Polda Sumsel yang mengedepankan penegakan hukum dengan dukungan fungsi intelijen. Pelaksanaan operasi diarahkan untuk menanggulangi curat, curas, curanmor dan premanisme sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kasatgas Tindak Ops Sikat I Musi 2026, Kompol Feryanto, S.H., menegaskan komitmen jajarannya untuk melaksanakan kegiatan secara optimal selama operasi berlangsung.
“Kami mengerahkan personel secara optimal untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta memastikan situasi kamtibmas di Kota Palembang tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan operasi berlangsung,” ujar Feryanto.
Sementara itu, Kasatgas Humas Kompol I Putu Suryawan, S.H., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Peran serta masyarakat sangat penting dalam mendukung kepolisian. Kami mengajak seluruh warga untuk segera melapor kepada aparat terdekat apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau tindak kriminalitas,” ujar Putu Suryawan.
Polda Sumsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif selama pelaksanaan Operasi Sikat I Musi 2026.












