Tumbak Kyai Segoro Mulya, Pusaka yang Menjadi Amanah Kasepuhan Wilis Sewu

Ketua LDA Keraton Surakarta Hadiningrat Serahkan Langsung Pusaka kepada Perwakilan Kasepuhan Wilis Sewu di Bangsal Semorokoto

CyberTNI.id | PONOROGO – Nuansa khidmat, penuh penghormatan, dan sarat makna budaya mewarnai prosesi penyerahan pusaka Tumbak Kyai Segoro Mulya kepada Kasepuhan Wilis Sewu, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (27/9/2026).

Pusaka tersebut diserahkan secara langsung oleh Dra. GKR. Koesmurtiyah Wandansari, M.Pd., selaku Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Bangsal Semorokoto.

Dalam prosesi tersebut, GKR. Koesmurtiyah Wandansari hadir didampingi KPH Edy Wirobumi, serta sejumlah sentono dan abdi dalem Keraton Surakarta Hadiningrat.

Penyerahan Tumbak Kyai Segoro Mulya menjadi momentum penting bagi Kasepuhan Wilis Sewu. Pusaka tersebut tidak hanya dipandang sebagai peninggalan bernilai sejarah, tetapi juga sebagai bagian dari warisan budaya yang mengandung nilai tanggung jawab, penghormatan terhadap leluhur, serta kewajiban untuk menjaga dan meneruskan tradisi kepada generasi berikutnya.

Pusaka tersebut diterima oleh 30 perwakilan Kasepuhan Wilis Sewu. Prosesi penerimaan dipimpin oleh RT. Sarto Hadipuro, didampingi RT. Pujo Santoso dan KRT. Padi Hadinagoro.

Bagi masyarakat Jawa, keberadaan pusaka memiliki kedudukan yang erat dengan perjalanan sejarah dan kebudayaan. Sebuah pusaka tidak sekadar dipandang dari bentuk fisiknya, melainkan juga dari nilai sejarah, filosofi, serta amanah yang menyertainya.

Karena itu, penyerahan Tumbak Kyai Segoro Mulya kepada Kasepuhan Wilis Sewu memiliki makna lebih dari sekadar perpindahan kepemilikan. Momentum tersebut menjadi simbol kepercayaan dan amanah untuk menjaga warisan budaya agar tetap lestari serta tidak terputus oleh perkembangan zaman.

Di tangan Kasepuhan Wilis Sewu, Tumbak Kyai Segoro Mulya diharapkan dapat terus dirawat dan ditempatkan sebagai bagian dari upaya menjaga jati diri, nilai-nilai luhur, serta tradisi masyarakat di kawasan Wilis.

Suasana penuh penghormatan tampak sepanjang rangkaian prosesi. Kehadiran unsur Keraton Surakarta Hadiningrat bersama Kasepuhan Wilis Sewu juga menjadi gambaran eratnya hubungan antara warisan budaya keraton dengan tradisi yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Momentum tersebut sekaligus mengingatkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tentang menjaga benda-benda peninggalan masa lalu, tetapi juga merawat nilai, filosofi, tata krama, dan pesan kehidupan yang terkandung di dalamnya.

Tumbak Kyai Segoro Mulya kini menjadi amanah bagi Kasepuhan Wilis Sewu, dengan harapan pusaka tersebut senantiasa dijaga dengan penuh penghormatan dan menjadi bagian dari perjalanan pelestarian budaya Jawa bagi generasi mendatang.

Mugi tansah pinaringan berkah, tentrem, rahayu, lan karaharjan.

Allohumma Aamiin.

(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *