crossorigin="anonymous">

Jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang, Bursa 9 Nama Calon AHWA Mulai Menghangat

CyberTNI.id | JOMBANG — Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, bursa calon anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) mulai menjadi perhatian.

AHWA merupakan forum strategis yang diisi para ulama dan tokoh senior NU dengan kapasitas keilmuan, integritas, serta pengalaman organisasi. Forum ini memiliki peran penting dalam memberikan pertimbangan dan menentukan arah kepemimpinan NU sesuai mekanisme organisasi (Minggu, 19/07/2026).

Sejumlah nama ulama mulai disebut-sebut sebagai kandidat kuat anggota AHWA. Mereka antara lain KH. Nurul Huda Jazuli, KH. Mustofa Bisri (Gus Mus), KH. Anwar Manshur, TGH Turmudzi Badruddin, KH. Ma’ruf Amin, KH. Miftachul Akhyar, KH. M. Hasib Wahab Hasbullah, KH. Ali Akbar Marbun, dan KH. Nasaruddin Umar.

Kesembilan tokoh tersebut memiliki latar belakang kuat di bidang pesantren, keilmuan Islam, dakwah, pendidikan, serta pengabdian terhadap NU dan bangsa.

Muktamar ke-35 NU di Jombang diprediksi menjadi momentum penting dalam menentukan arah perjalanan organisasi untuk lima tahun mendatang. Selain persoalan kepemimpinan, muktamar juga diharapkan membahas penguatan pesantren, ekonomi umat, dakwah moderat, transformasi digital, serta peran NU dalam menjawab tantangan kebangsaan dan global.

Meski sejumlah nama telah beredar, keputusan mengenai susunan AHWA tetap menjadi kewenangan forum Muktamar ke-35 NU sesuai mekanisme organisasi dan hasil musyawarah peserta muktamar.

Sebagai salah satu pusat sejarah pesantren dan perkembangan NU, Jombang diharapkan menjadi tempat lahirnya keputusan-keputusan strategis demi memperkuat peran Nahdlatul Ulama bagi umat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(CLM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *