CyberTNI.id|JAKARTA, Jumat (4/9/2026) Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem digital yang memungkinkan orang tua memantau layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anak di sekolah. Melalui sistem tersebut, orang tua dapat mengakses berbagai informasi terkait menu makanan hingga lokasi dapur penyedia hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak.
Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, mengatakan sistem tersebut saat ini masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan dapat mulai diakses masyarakat dalam waktu sekitar satu hingga dua pekan ke depan.
“Orang tua nanti cukup login ke sistem menggunakan NIK anak. Dari situ akan tersaji informasi mengenai sekolah anak, menu makanan pada hari itu, kandungan gizinya, makanan dimasak di mana, hingga siapa kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)-nya,” ujar Sudaryono.
Selain orang tua, akses informasi juga akan diberikan kepada guru, kepala sekolah, serta instansi terkait seperti dinas kesehatan, dinas pendidikan, dan pemerintah daerah untuk mendukung pengawasan pelaksanaan program MBG.
Menurut Sudaryono, penggunaan NIK sebagai akses masuk diterapkan karena sistem tersebut memuat data pribadi penerima manfaat. Sementara itu, masyarakat umum tetap dapat mengakses informasi yang bersifat umum tanpa harus melihat data individu.
Informasi yang akan tersedia bagi publik antara lain lokasi titik-titik SPPG, menu makanan yang disajikan di setiap wilayah, serta sekolah-sekolah yang menjadi penerima layanan dari masing-masing SPPG.
Sudaryono menegaskan, digitalisasi ini merupakan bagian dari upaya BGN meningkatkan transparansi dan kemudahan akses informasi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
“Intinya kami berusaha mengubah sistem yang selama ini masih manual menjadi sistem digital, sehingga lebih mudah dan dapat diakses oleh semua pihak,” katanya.
(Nang)












