CyberTNI.id | BLORA — Ketua Umum Kesatria Jawa Bersatu (KJB), WIBISONO, S.H., C. MDF., C. PDF., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya acara pengukuhan kepengurusan Kesatria Jawa Bersatu DPC Kabupaten Blora yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan komitmen untuk membesarkan organisasi.
Pengukuhan tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi perjalanan KJB di Kabupaten Blora. Bukan sekadar seremoni pergantian atau penetapan kepengurusan, kegiatan tersebut menjadi penegasan bahwa roda organisasi terus bergerak, struktur semakin diperkuat, dan seluruh jajaran KJB di Kabupaten Blora memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga marwah organisasi serta menjalankan visi dan misi Kesatria Jawa Bersatu.
Ketua Umum KJB WIBISONO, S.H., C. MDF., C. PDF., menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung dalam acara pengukuhan tersebut. Ketidakhadiran itu bukan karena berkurangnya perhatian terhadap DPC Kabupaten Blora, melainkan karena adanya agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan pada waktu yang bersamaan.
“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran KJB DPC Kabupaten Blora, karena pada kesempatan ini saya belum dapat hadir secara langsung. Ada agenda yang tidak bisa saya tinggalkan. Namun hati dan perhatian saya tetap bersama seluruh keluarga besar Kesatria Jawa Bersatu di Kabupaten Blora,” demikian pesan Ketua Umum.
WIBISONO juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua DPC Kabupaten Blora beserta seluruh jajaran pengurus dan para Ketua PAC se-Kabupaten Blora yang telah menunjukkan keseriusan dalam membangun konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan.
Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh siapa yang berada di posisi pimpinan, tetapi juga oleh seberapa kuat kebersamaan, loyalitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab seluruh anggota dalam menjalankan amanah organisasi.
“Blora harus menjadi salah satu daerah yang menunjukkan bahwa Kesatria Jawa Bersatu mampu berdiri kokoh, solid, dan bermanfaat bagi masyarakat. Saya bangga melihat semangat Ketua DPC, seluruh pengurus, dan para Ketua PAC yang terus bergerak. Terima kasih atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan untuk membesarkan nama KJB,” ungkapnya.
Ketua Umum menegaskan bahwa pengukuhan pengurus bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang jauh lebih besar. Setelah dikukuhkan, seluruh pengurus harus mampu membuktikan bahwa keberadaan Kesatria Jawa Bersatu benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

KJB DPC Kabupaten Blora diharapkan tidak hanya kuat dalam struktur organisasi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, kebudayaan, perlindungan konsumen, pendidikan, serta bantuan hukum sesuai dengan visi dan misi organisasi.
“Jangan jadikan jabatan sebagai kebanggaan semata. Jabatan adalah amanah. Setelah pengukuhan ini, tugas kita semakin besar. Bangun organisasi dengan kerja nyata, jaga persaudaraan, hormati masyarakat, dan jangan pernah meninggalkan nilai-nilai budaya serta semangat gotong royong,” tegas WIBISONO.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran KJB agar senantiasa menjaga nama baik organisasi. Setiap tindakan anggota akan menjadi bagian dari wajah Kesatria Jawa Bersatu di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh anggota dituntut mengedepankan etika, kepedulian sosial, persatuan, dan semangat pengabdian.
Bagi Ketua Umum, KJB DPC Kabupaten Blora bukan sekadar struktur organisasi di daerah, tetapi bagian penting dari rumah besar Kesatria Jawa Bersatu yang harus dirawat dengan kebersamaan.
Ia meminta Ketua DPC bersama seluruh Ketua PAC untuk terus melakukan konsolidasi, memperkuat komunikasi, serta membuka ruang kerja sama dengan masyarakat dan berbagai elemen daerah sepanjang tetap sejalan dengan aturan organisasi dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Tidak ada organisasi yang besar hanya karena nama. Organisasi menjadi besar karena ada orang-orang yang mau bekerja, mau berkorban, dan mau menjaga amanah. Saya berharap KJB Blora mampu menunjukkan hal tersebut. Kita boleh berbeda latar belakang, tetapi kita satu keluarga besar. Kita satu komando dan satu kehormatan,” ujarnya.
Apresiasi tersebut sekaligus menjadi bentuk kepercayaan Ketua Umum kepada jajaran KJB DPC Kabupaten Blora untuk terus bergerak membangun organisasi dari bawah. Soliditas antara DPC dan PAC menjadi modal utama dalam memperkuat eksistensi KJB hingga ke tingkat masyarakat.
Dengan telah dikukuhkannya kepengurusan DPC Kabupaten Blora, diharapkan seluruh jajaran segera menjalankan program kerja secara terukur dan berkelanjutan. Setiap program harus diarahkan pada kepentingan organisasi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ketua Umum KJB kembali menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua DPC Kabupaten Blora, seluruh pengurus DPC, para Ketua PAC se-Kabupaten Blora, serta seluruh anggota Kesatria Jawa Bersatu yang telah menjaga semangat persatuan dan kebersamaan.
“Selamat atas pengukuhan kepengurusan KJB DPC Kabupaten Blora. Jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk bekerja lebih keras, lebih solid, dan lebih bermanfaat. Saya percaya dengan kebersamaan seluruh jajaran, KJB Kabupaten Blora akan mampu menjadi organisasi yang disegani karena karya dan pengabdiannya kepada masyarakat,” pungkas WIBISONO, S.H., C. MDF., C. PDF.
Kesatria Jawa Bersatu DPC Kabupaten Blora terus bergerak. Dari Blora untuk persatuan, kebudayaan, pemberdayaan, dan kemanfaatan masyarakat. Satu Komando, Satu Kehormatan.
Team












