Suyudi Resmi Jadi Kapolri, Janjikan Turun ke Lapangan, Benahi Internal Polri hingga Sikat Premanisme

CyberTNI.id|JAKARTA,Jumat (2/10/2026) — 
Presiden RI Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah menjabat sejak Januari 2021.

Setelah resmi menjadi Kapolri, Suyudi menyampaikan sejumlah rencana untuk membenahi dan memperkuat institusi Polri. Salah satu komitmennya adalah turun langsung ke lapangan untuk melihat persoalan yang dihadapi anggota maupun masyarakat.

“Saya akan turun ke lapangan, bukan untuk cari panggung, tetapi untuk melihat masalah, mendengarkan anggota dan masyarakat, mengambil keputusan, serta memastikan keputusan dilaksanakan,” ujar Suyudi.

Fokus 100 Hari Pertama

Suyudi menjadikan 100 hari pertama kepemimpinannya sebagai periode untuk membenahi dan membersihkan internal Polri. Ia mengatakan program tersebut tidak hanya berisi pengumuman, tetapi menjadi tahap untuk melihat arah perubahan di tubuh kepolisian.

Program 100 hari itu dibagi menjadi tiga tahap.

Pada hari pertama hingga ke-30, Suyudi akan memetakan kondisi internal Polri secara menyeluruh. Pemetaan tersebut mencakup penerimaan laporan, respons layanan 110, perkembangan perkara, pengaduan masyarakat, perlindungan kelompok rentan, kesiapan Polres dan Polsek, hingga pemetaan kejahatan berdampak tinggi.

“Mengetahui keadaan sebenarnya, menetapkan komando perubahan, membangun baseline, memeriksa penerimaan laporan, respons 110, tunggakan atau perkembangan perkara, pengaduan, perlindungan kelompok rentan, kesiapan Polres, Polsek, serta memetakan kejahatan berdampak tinggi,” kata dia.

Tahap awal juga akan digunakan untuk memetakan temuan yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana.

Pada hari ke-31 hingga ke-60, Suyudi akan menguji berbagai perbaikan yang telah dilakukan. Sementara pada hari ke-61 hingga ke-100, ia akan mengevaluasi hasil perbaikan dan mengidentifikasi hal-hal yang masih belum berjalan.

Selain pembenahan internal, Suyudi juga menyatakan komitmennya untuk menangani persoalan premanisme sebagai bagian dari langkah yang akan dilakukan selama memimpin Polri bersama masyarakat.

(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *