CyberTNI.id | KULONPROGO — Suasana kekeluargaan mewarnai peletakan batu pertama pembangunan mushola di Kompleks Makam Syekh Bathok Bolu, Maesan Kulon, Kalurahan Wahyuharjo, Kapanewon Lendah. Kegiatan yang digelar Jumat (18/9/2026) dipimpin langsung oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., dan berlangsung penuh kehangatan.
Rangkaian acara dimulai pukul 13.10 WIB dengan pembukaan, sambutan Lurah Wahyuharjo, pemaparan sejarah makam, hingga sambutan Kapolres. Hadir mendampingi Kapolres Wakapolres Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.M., pejabat utama Polres, pengasuh pondok pesantren Kyai Mustajab, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah kecamatan, serta warga setempat dan para donatur.
Lurah Wahyuharjo Ngaliman menyampaikan apresiasi atas dukungan yang mengalir berupa tenaga, pikiran, dan sumbangan material. Ia berharap mushola yang dibangun dapat menjadi ruang ibadah sekaligus tempat silaturahmi bagi masyarakat dan para peziarah.
Panitia menjelaskan tanah yang dipakai telah diikrarkan sebagai wakaf di KUA Lendah dan sedang dalam proses pengurusan sertifikat. Masyarakat yang ingin membantu pembangunan masih dipersilakan memberikan dukungan sesuai kemampuan.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Ridho Hidayat menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan situs sejarah seperti Makam Syekh Bathok Bolu. “Niat baik untuk mendirikan mushola ini patut disyukuri. Semoga mushola kelak tidak hanya jadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang berkumpul dan membina ukhuwah antarwarga,” ujarnya.
Kapolres juga mengajak warga, terutama generasi muda, untuk meramaikan dan memanfaatkan mushola setelah selesai dibangun agar fungsi keagamaan dan sosialnya maksimal. Doa bersama mengiringi harapan agar proses pembangunan berjalan lancar dan diberkahi.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan secara simbolis material—keramik—dan peletakan batu pertama oleh Kapolres. Hadir pula penerima wakaf, juru kunci makam, pemilik tanah, serta perwakilan RW dan RT yang menyaksikan momentum penting bagi komunitas Maesan Kulon.
Pembangunan mushola ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi warga sekitar dan pengunjung makam, serta semakin menguatkan ikatan sosial dan keagamaan di lingkungan setempat.
Imam r












